Category Archives: Life Style

MENGENAL PENYAKIT DADA CEKUNG ATAU DADA BURUNG (Pectus Exacavatum)


Deskripsi
Pectus excavatum adalah suatu kondisi di mana tulang dada anak cekung ke dalam. Kondisi ini juga disebut dada cekung. Pectus excavatum terjadi pada sekitar 1 dalam 400 kelahiran. Sekdar pengetahuan, pectus excavatum lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada perempuan. Pectus excavatum yang parah dapat mengganggu fungsi hati dan paru-paru anak-anak. Terkadang pectus excavatum dapat membuat anak tidak percaya diri dengan penampilan mereka.Tanda dan Gejala
Walaupun tekanan tulang dada sering terlihat tak lama setelah kelahiran, sebagian besar anak-anak dengan tidak pectus excavatum mulai mengalami gejala sampai awal masa remaja. Tanda dan gejala antara lain:
* Jantung berdebar
* Infeksi pernafasan
* Desah atau batuk
* Kelelahan

Perawatan
Pectus pembedahan excavatum dapat diperbaiki dengan operasi. Namun dokter belum menemunakan apakah operasi dapat meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru. Hanya saja kebanyakan orang yang telah dioperasi meningkatkan kepercayaan diri dan memudahkan mereka berolahraga.

Sumber: medlineplus dan mayoclinic.

Latihlah Mendengarkan, Anda Lebih Mudah Menguasai Anak


Baihaqi Ibnu Bukhari  Pendiri Sekolah Orangtua PSPA | Penulis Buku Best Seller “Sudahkah Aku Jadi Orangtua Shalih?” inspirasipspa@yahoo.com

“Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunya mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah).

Mereka seperti hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah”.   Tidak berlebihan sama sekali. Perhatikan: dengarkan anak Anda, maka Anda bisa menguasai anak Anda! Maksudnya, jika hati anak Anda sudah diambil, maka ia lebih mudah Anda kendalikan.  

Menguasai anak bukanlah tujuan. Pun mengendalikan anak juga bukan cara terbaik mengendalikan perilaku anak. Terbaik adalah bagaimana kita melatih anak untuk mengendalikan perilakunya sendiri.Tetapi, anda tidak bisa melatih anak untuk mengendalikan dirinya jika dan jika Anda tidak bisa mengendalikan anak Anda.  

Pernahkah Anda melihat anak yang semaunya menuntut orangtua untuk memenuhi keinginan yang bahkan di luar kemampuan orangtuanya? Seorang guru bercerita pada saya tentang salah satu murid laki-lakinya di SMP, mogok sekolah. Usut punya usut ternyata setelah dicari tahu anak ini ingin dibelikan sepeda motor oleh orangtuanya. Padahal, kemampuan ekonomi orangtuanya tidak seberapa.

Boro-boro beli sepeda motor, lah memenuhi kebutuhan sehari-hari ditambah biaya sekolah anaknya saja megap-megap. Kok bisa anak ini tidak mengerti keadaan orangtua?   Gaya hidup konsumtif? Tentu ini salah satu sebab. Jangan salah, gaya hidup konsumtif itu tidak hanya bisa menyerang Anda yang berkecukupan, tapi juga dari orang yang pas-pasan bahkan orang yang kekurangan. Jika ibu-ibu di gang sempit tiap hari merasa wajib ‘jajan’ bakso, batagor, siomay dan sebangsanya, yang lewat depan rumah,  jika para pengayuh becak, yang katanya cekak itu, menghabiskan berbatang-batang rokok tiap hari, jika anak-anak balitanya setiap hari nangis karena ingin ‘silaturahmi’ dengan tukang mainan yang lewat tiap hari dan lalu orangtua selalu memenuhinya, ini juga bagian dari gaya hidup konsumtif!   Tapi, ini bukan bahasan saya sekarang.

Salah satu sebab lain anak-anak ini melakukan itu adalah akibat orangtua memang benar-benar tidak bisa menguasai anak. Jika orangtua tak bisa menguasai anak, maka anak ini akan bersikap dan berbuat seenaknya pada orangtua. Bentuk pada anak balita misalnya, jika keinginannya tidak dipenuhi: berteriak-teriak sekencangnya, ngamuk, guling-guling, mukul-mukul orangtua, melempar-lempar barang, mengigit. Sedangkan pada anak remaja misalnya: tak mau diajak ngomong, lebih senang menyendiri di dalam kamar saat di rumah, pulang tengah malah menjadi rutinitas harian, membentak-bentak orangtua, berani mengancam orangtua, atau seperti contoh sederhana tadi: menuntut dipenuhi keinginan di luar kemampuan orangtuanya.  

Ada dua jalan utama orangtua untuk dapat dapat menguasai anak atau bahasa halusnya agar orangtua dapat mengendalikan perilaku anak. Pertama, berkomitmen untuk bersikap dan berperilaku tegas pada anak. Tentang ini, sudah sering saya bahas dalam tulisan saya yang lain. Kedua, berkomitmen untuk mendengarkan anak. Maka berlatihlah!   Jika seorang anak didengarkan, maka ia merasa diakui. Jika seorang anak diakui, maka ia merasa dihargai. Jika anak merasa dihargai, maka ia akan memiliki konsep diri positif tentang dirinya sendiri. Jika konsep diri anak positif, maka ia akan mudah mengeluarkan potensi-potensi (fitrah) positifnya. Dan Anda akan merasakan betapa kebaikannya melejit-lejit setiap hari.   Jika seorang anak didengarkan, maka ia pun merasa ‘dekat’ dengan orangtuanya. Jika seorang anak merasa dekat dengan orangtuanya, maka ia sangat, sangat, sangat mudah untuk mendengarkan pesan-pesan dari orangtuanya.

Dan kalau anak sudah mendengarkan pesan-pesan orangtuanya, maka bukankah Anda berhasil mengendalikan anak Anda?   Ok, mari latihan.  

Kasus 1: Bertanya berulang-ulang   Pernahkah Anda mendapatkan balita Anda bertanya berulang-ulang tentang sesuatu hal yang sebenarnya sudah ia tahu atau sesuatu yang sudah kita jawab?   Misalnya, “Bunda ini warna apa?” Lalu Bunda menjawab. “Biru!”. Kemudian sebagian anak ini bertanya lagi, “Warna apa?”. Lalu Bunda menjawab pula “Biru Nak!”   “Warna apa Bunda?”   “Biru!”   “Apa?”   “Biru….!!!!!”   “Warna Biru ya Bunda?!”   “Iyaaaaa!!! Sudah tanya lagi-tanya lagi! Kan Bunda sudah kasi tau! Bawel amat sih, tanya-tanya mulu!”   Ini jawaban orangtua biasa. Lah, anak begitu sabar bertanya, mengapa orangtua tidak sabar menjawab? Masa kalah sama anak kecil?! Orangtua shalih akan terus melayani dan tidak ‘kalah’ dengan kesabaran anak bertanya dan mengimbanginya dengan sabar menanggapi.

Percaya atau tidak, anak akan capek sendiri jika kita terus bersabar menjawab.   Ok, jika Anda mengatakan sabar ada batasnya. Jika lagi bad mood, jika Anda lagi pusing dan capek. Anda boleh merasa terganggu dengan anak, tapi please tak usah berlebihan dengan menembakkan kalimat negatif pada anak: bawel! Cukup katakan “Bunda ndak mau jawab sekarang, Bunda lagi capek, maaf ya nak!” sudah itu bersiaplah untuk bersabar dengan ujian lain: nangis. Silahkan jika Anda tahan.   Tenang, tentang parents, saya pun pernah mengalaminya. Menanggapi anak yang bertanya berulang-ulang justu jauh lebih baik dan lebih cepat selesai dibandingkan kita mengabaikannya. Anak ketiga saya, Syarifah (3 thn), suatu saat bertanya tentang hal ini:   “Abah, sekarang hari apa?”   “Senin”, Jawab saya.   Lalu dia bertanya lagi “Sudah Senin?”   “Selasa.”   “Sudah Selasa?”   “Rabu.”   “Sudah Rabu?”   “Kamis.”   “Sudah Kamis?”   “Jum’at!”   “Sudah Jum’at?”   “Sabtu.”   “Sudah Sabtu?”   “Ahad”   “Sudah Ahad?”   “Senin?”   “Sudah Senin?”   Dan seterusnya…… dia berputar-putar terus bertanya tentang nama-nama hari. Parents, pertanyaan berulang-ulang yang balita tanyakan sebenarnya sangat berguna bagi anak untuk mengingat lebih baik, untuk tertanam dalam pikirannya lebih baik dan untuk menguatkan informasi yang sudah masuk sehingga nempel di alam bawah sadarnya.  
Karena saya terus meladeninya, dia akhirnya berhenti. Lalu saya tanya “kenapa berhenti?” Syarifah menjawab “Capek ah, Bah!”.   Tuh kan?

Kasus 2: Meminta Barang yang Tak Bisa Dipenuhi Sebagai orangtua, kadang waktu, tenaga dan sumberdaya lain dari kita terbatas. Maka boleh-boleh saja kita tidak bisa memenuhi semua permintaan anak. Bahkan dalam konteks tertentu, justru memenuhi semua yang anak inginkan (memanjakan) yang tidak pada tempatnya tidak produktif untuk masa depan anak.   “Ayah, mau mobil-mobilan yang itu?”   Kita boleh menolaknya jika sebenarnya kemarin misalnya sudah beli mainan. Tapi orangtua biasa akan mengeluarkan kalimat ini?   “Kan sudah kemarin beli mainan?”   “Iya tapi kan beda, aku mau yang itu?”   “Nggak bisa!”   Sekali lagi kita boleh bersikap tegas, tapi apapun keinginan anak, coba pake rumus ini: apapun yang anak inginkan tanyakan pada diri Anda: “apa sih sebenarnya yang ada di pikiran anak kita?”   Lalu setelah itu kita akan mengeluarkan kalimat-kalimat ini sebelum menolak keinginan anak:   “Abang suka mobil-mobilan yang itu?”   “Iya”   “Kenapa Abang suka yang itu?”   “Bagus ayah, ada remotenya, bentuknya keren.. (dan seterusnya biar anak berpendapat tentang mobil-mobilan itu”   “Iya, ya, keren juga. Abang boleh punya ya, tapi tidak sekarang. Kan sekarang bukan jadwal beli mainan. Bagaimana kalau kita buat jadwal beli mainan? Sebulan sekali. Tanggalnya boleh Abang pilih nanti ajukan sama Ayah. Nanti waktunya beli mainan lagi, kita beli mainan yang itu!”   Nah setelah mendengarkan insya Allah perasaan anak lebih baik. Ia merasa diakui, dihargai, diperhatikan. Lepas dari mainan apakah dibelikan atau tidak. Meski mungkin mainannya tidak dibelikan, meski mungkin anak akan kecewa, nangis dan seterusnya, tapi pasti perasaannya jauh lebih baik dibandingkan Anda langsung menolaknya dan anak tidak mengeluarkan apa yang ada di pikirannya.  

Kasus 3: Mengajak Pergi yang Anda Tak Bisa Pergi Misalnya anak Anda 9 tahun suatu saat mengajak Anda: “Mami, ayo jalan-jalan!”   Saat tidak bisa, orangtua biasa akan mengatakan “Nggak lihat apa Mami lagi sibuk?” atau kalimat yang sejenis ini: “Mami capek, Mami lagi nggak bisa, jalan terus, kan ada waktunya, nanti lagi!”   Tapi orangtua shalih akan terus bertanya untuk mencoba menggali pikiran anak dulu lalu kemudian baru kemudian mengatakan ketidakbisaan memenuhinya.   “Jalan-jalan kemana Nak?”   “Pengen ke BSM?”   “Mau ngapain di BSM?”   “Ya lihat-lihat aja?”   “Kamu kan sering ke BSM, emang biasanya apa sih yang senang kamu lihat?”   “Ya Aku senang lihat buku-baku baru Mi!”   “Iya Mami juga senang jalan-jalan. Tapi maaf sayang, Mami lagi nggak bisa!”   Mendengarkan sebenarnya seharusnya adalah pekerjaan yang yang paling mudah dilakukan. Tindakan ini tidak memerlukan alat canggih, tidak memerlukan biaya seperti pulsa telepon (yang gratis bicara 5 menit, 10 menit 100 menit). Mendengarkan bisa dilakukan kapanpun, dimanapun. Kalau pun Anda tengah tidak bisa mendengarkan cukup katakan “Mama, Papa mau mendengarkan cerita kamu, tapi nanti ya 1 jam lagi.” Atau terserah Anda, mau 2 jam lagi, malam hari dan seterusnya.   Saat anak bicara, ini kesempatan bagus untuk menjalin kedekatan emosional dengan anak. Kita akan menyesal suatu saat jika ternyata anak kita lebih memilih bicara dengan gurunya, lawan jenis yang disukainya dibandingkan kita orangtuanya.  

(Diizinkan untuk memperbanyak tulisan ini, disebarkan, dishare, dengan tetap mencantumkan sumbernya)

Inilah Dunia Jepang Yang Sesungguhnya Gan


Banyak dari kita, anak muda Indonesia selalu dan selalu membanggakan negeri Samurai, jepang. apakah salah? tidak juga. memang harus kita akui klo Jepang adalah negeri dengan segudang kehebatan, mulai dari teknologi, kedisiplinan, kreasi anime, sampai dunia sex! banyak juga dari kita yang mengandai2 “seandainya saya bisa ke jepang, sekolah di jepang dan hidup di jepang…” setelah baca thread ini, masihkan ngarep untuk idup di jepang? cekidot….

Setiap tahun terdapat jutaan mahasiswa yang bersorak gembira ketika mereka dinyatakan lulus dari universitas. Mereka senang karena jerih payah orang tua tidak sia-sia setelah mereka di wisuda mengenakan toga. Sayang sekali… mereka tidak sadar kalau mereka baru saja keluar dari “kandang anak kucing” dan masuk ke hutan belantara yang dipenuhi oleh singa, ular berbisa, mawar beracun, dan banyak lagi yang aneh-aneh. 

Menurut survey di Tokyo, orang-orang yang baru lulus kuliah cenderung mengalami tingkat stress yang lebih tinggi jika dibandingkan ketika mereka sedang menghadapi ujian terakhir di kampus.

Kenapa mereka lebih stress? Karena mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan!

Makin hari makin banyak darah segar yang bersaing ketat untuk mendapatkan pekerjaan. Dan ketika saingan semakin banyak, banyak pula yang rela di gaji rendah, kerja semakin larut, dan tingkat kesehatan yang semakin menurun.

Inilah dunia kerja Jepang yang sesungguhnya.

“Setiap hari saya hidup dengan kegelisahan yang mengerikan,” kata Ikezaki, seorang karyawan kontrak yang saat ini kerja dengan gaji ¥75.000/bulan (atau sekitar 7 juta rupiah per bulan). “Ketika saya berpikir tentang masa depan saya, saya jadi tidak bisa tidur di malam hari.”

Berdasarkan data dari pemerintah Jepang, terdapat lebih dari 10 juta orang yang hidup dengan penghasilan kurang dari standard normalnya Jepang yaitu ¥1.600.000/tahun (atau sekitar 155 juta rupiah per tahun).

Mungkin ini semua adalah akibat dari perusahaan-perusahaan Jepang yang lebih mementingkan keuntungan perusahaan dan memanfaatkan keluguan para pekerja baru (yang jelas-jelas tidak punya pilihan lain).

Terciptalah salaryman. Orang-orang yang hidup dengan gaji rendah, kerja setengah mati, tanpa uang lembur, dan tanpa kepastian peningkatan karir meskipun mereka telah bekerja puluhan tahun. Makanya jangan heran ketika kamu melihat banyak karyawan Jepang yang tertidur pulas di kereta ketika mereka menuju pulang ke rumah. Mereka terlalu lelah.

Kata salaryman sendiri diambil dari bahasa Inggris, yaitu salary (gaji) dan man (orang), jadi salaryman artinya adalah orang yang hidupnya 100% tergantung dari gaji. Mereka kalo sampai dipecat rasanya dunia kiamat. Kalo di Indonesia, ini sama dengan bangsawan = bangsa karyawan.

Saking stressnya, tercipta satu kata baru yang terkenal di dunia pekerja Jepang untuk menggambarkan betapa kerasnya kerja di Jepang, yaitu karoshi.

Apa itu karoshi?

Karoshi artinya “mati di kerja” atau kematian karena stress pekerjaan. Halusnya berarti “meninggal karena setia dan mengabdi kepada perusahaan”. Kematiannya bisa karena kecelakaan di tempat kerja, kematian karena terlalu lelah (kesehatannya menurun jauh), ataupun karena bunuh diri karena stress kerja.

Saking seriusnya masalah ini, pemerintah Jepang telah mencoba berbagai cara untuk mengatasinya. Mulai dari menyediakan nomor telepon darurat untuk menerima keluh-kesah para salaryman, buku petunjuk untuk mengurangi stress, sampai mensahkan undang-undang yang memberikan sejumlah uang (asuransi) ke para janda dan anak-anak yang ditinggal mati karena karoshi.

Menurut data pemerintah, dari 2.207 kasus bunuh diri pada tahun 2007, 672-nya adalah karena pekerjaannya terlalu banyak. Kasus karoshi yang terkenal adalah kasus kematian Kenichi Uchino pada tahun 2002, seorang manager quality-control berusia 30 tahun yang bekerja di perusahaan otomotif terbesar di dunia, Toyota.

Kenichi dikabarkan bekerja lembur selama 80 jam setiap bulan selama 6 bulan lamanya tanpa dikasih uang lembur atau bonus tambahan apapun. Dia akhirnya jatuh pingsan di tempat kerjanya dan dilarikan ke rumah sakit, yang kemudian membawanya ke akhirat.

McDonald’s Jepang pun terkena masalah ini. Salah seorang manager restorannya jatuh sakit dan meninggal karena bekerja lembur tanpa bayaran apapun.

Mau gak mau, karena tekanan publik, Toyota dan McDonald’s akhirnya memutuskan akan memberikan uang lembur bagi yang ingin bekerja lembur dan menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Para salaryman ini sebenarnya niatnya baik, yaitu ingin memajukan perusahaannya. Ditambah lagi dengan kebudayaan Jepang yang selalu menekankan disiplin tinggi, mereka berpikiran bahwa dengan bekerja lebih lama dan lebih keras daripada karyawan lain dan tanpa meminta bayaran apapun, boss mereka bisa memberikan posisi yang lebih baik. Tapi kenyataan, TIDAK!!.

Bagaimana sih kehidupan seorang salaryman sehari-hari?

06:30 = bangun dari tempat tidur
07:30 = berangkat ke kantor (jalan kaki / naik sepeda / subway)
08:50 = harus tiba di kantor
09:00 = meeting pagi dengan supervisor
09:10 = mulai kerja
12:00 = makan siang (bento / kantin / restoran terdekat)
13:00 = mulai kerja lagi
17:00 = lembur dimulai (biasanya tanpa uang lembur)
20:30 = pesta nomikai (kalau ada)
21:30 = pulang ke rumah (jalan kaki / naik sepeda / subway)
22:30 = sampe rumah, nonton TV, baca koran
23:00 = tidur

Ulangi terus dari Senin-Jumat. Sabtu biasanya pulang lebih awal (kalau ada lembur, kerja seperti biasa). Minggu libur (kalau ada lembur, kerja seperti biasa).

Peraturan di kantor:

#1. Kalau atasan bilang bumi berbentuk kotak, maka bumi bentuknya kotak.
#2. Kalau dia berubah pikiran, maka bumi juga bentuknya berubah.
#3. Lupakan apa kata pelanggan. Boss adalah raja.
#4. Karyawan baru? Boss adalah Tuhan.
#5. Membungkuk. Membungkuk. Membungkuk.

Physical Map of Japan

Hokkaido Honshu Kyushu Shikoku China Russia South  Korea North  Korea

Physical map of Japan, Lambert equal-area projectionFakta Lain Mengenai Jepang.

1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii / sengsara.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

5. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/ cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

6. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang: ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.

7. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak.

8. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

9. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

10. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”…. dengan jari tangannya ? Kalau agan-agan perhatiin, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Kalo nggak percaya, coba deh… jikken dengan teman Jepang anda.

11. Sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari satu tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen.

12. Kalo naik eskalator di Tokyo, kita harus berdiri di sebelah kiri, karena sebelah kanan adalah untuk orang yang terburu-buru. Jangan sekali-kali berdiri di kanan kalo kita ga langsung naik.

13. Pacaran di Jepang sungguh hemat, traktir2an bukan budaya pacaran Jepang. Jadi selama belum jadi suami-istri, siapin duit buat bayar sendiri-sendiri.

14. Nganter jemput pacar juga bukan budaya orang Jepang. Kalo mau ketemuan, ya ketemuan di stasiun.

15. Jangan pernah sekali-kali bilang ke orang jepang : “Gue maen ke rumah lu ya”. Karena itu dianggap ga sopan. Ke rumahnya cuma kalo udah diijinin.

16. “Aishiteru” yang berarti aku cinta kamu, jarang dipake sama orang pacaran, kecuali kalo mereka bener-bener udah mau nikah. Biasanya mereka make “Daisuke desu” buat ngungkapin kalo mereka sayang sama pacarnya.

17. Sebelum bepergian, biasanya orang Jepang selalu ngecek ramalan cuaca. Dan 90% ramalan cuaca itu akurat. Itu sebabnya kalo ada orang bawa payung, pasti kita bakal liat orang yang lainnya lagi bawa payung juga. Dan perempatan Shibuya adalah tempat yang paling menarik ketika hujan, karena dari atas kita akan melihat lautan payung yang berwarna-warni.

18. Bunga sakura adalah bunga yang spesial di Jepang, karena bunganya hanya tumbuh 2 minggu selama setahun. Ketika tumbuh, bunganya memenuhi seluruh pohon, tanpa daun. Setelah 2 minggu, ga ada satupun bunga sakura, yang ada hanyalah daun-daun hijau, tanpa bunga, dan jadi ga menarik lagi.

19. Di Indonesia, kita bakal dapet duit kalo kita ngejual barang bekas kita ke toko jual-beli. Tapi di Jepang, kita malah harus bayar kalo mau naro barang kita di toko jual-beli. Itulah sebabnya kenapa orang Jepang lebih milih ninggalin TV bekas mereka gitu aja kalo mo pindah apartemen.

20. Di perempatan jalan Kyoto, perempatan jalan yang kecil, ga ada mobil sama sekali, tapi ada lampu merah, pejalan kaki selalu berhenti ketika lampu tanda pejalan kaki menunjukkan warna merah. Mereka santai aja, baca koran, ngobrol, ngerokok, dan kemudian jalan lagi ketika lampu sudah hijau. Padahal ga ada mobil yang lewat satupun. Mungkin kalo mereka ngelanggar peraturan juga ga akan celaka.

21. Mereka ga percaya Tuhan (mayoritas atheis), tapi mereka bisa disiplin dan taat sama peraturan. Mungkin karena itu negara mereka maju.

jadi, masih ngarep pengen idup di Jepang?

PENGEN TAU NAMA JEPANG MU? KLIK BLOG INI


uh,lagi jalan-jalan di belantara blogger nggak sengaja nemu hal yang menarik ni..

percaya apa nggak,walaupun kita bukan orang jepang bahkan mungkin tak ada hubungan sama sekali dengan yang berbau jepang ternyata kita bisa punya nama versi jepang!

kebenaranya sih kami nggak jamin,paling juga kerjaan orang iseng.tapi bagaimanapun di coba aja dulu di jamin seru deh..

ni dia alamatnya : http://www.rumandmonkey.com/widgets/toys/namegen/721/

caranya juga mudah pilih jenis kelaminnnya Bishoujo means ‘pretty girl’ (wanita) and Bishounen means ‘pretty/cute boy’ (pria) ,terus masukin aja nama kamu ke kotak yang tersedia.selanjutnya klik aja kata-kata “kore ha nihonggo de  nan te imasuka” keluar deh nama jepang kamu..!

Selamat Mencoba !!!!

Hal-hal yang Membuat Pria Selingkuh (Penting Dibaca Wanita)


Pertanyaan besar biasanya akan selalu muncul dalam pikiran, jika kesabaran dan kelembutan Anda ternyata dibalas pengkhianatan oleh pasangan. Rasa sedih, marah dan kecewa pasti Anda alami saat mengetahui bahwa pasangan tidak setia.

Banyak hal yang memicu pria berselingkuh, mungkin salah satu penyebabnya tidak pernah terpikirkan oleh Anda. Bisa jadi karena memang ia tipe pria yang suka berselingkuh atau perselingkuhan tersebut terjadi karena suasana dan rasa jenuhnya. Ketahui apa saja yang memicu pria berselingkuh.


Uang

https://i1.wp.com/www.sumintar.com/wp-content/uploads/2008/07/sumintar-make-money_stack-300x300.jpg
Banyak orang yang berpendapat saat pria dalam keadaan mapan, risiko melakukan perselingkuhan semakin besar. Hal itu bisa terjadi karena ia memiliki segalanya dan mudah saja melakukan perselingkuhan.

Terutama bila istrinya sangat bergantung dalam hal ekonomi padanya. Kondisi tersebut juga bisa membuatnya lebih mudah dimaafkan karena alasan kekhilafan. Hal ini bukan berarti pria yang belum mapan tidak melakukan perselingkuhan. Tetapi, kondisi yang mapan ini bisa menjadi pemicu perselingkuhan.

Status dan kekuasaan

https://secure.bkcrowncard.com/images/violators/bk_crowncardTheKing_en_01.png
Harta, tahta dan wanita memang menjadi ujian bagi pria. Saat status sosial atau jabatan seorang pria menjadi lebih tinggi banyak sekali godaan yang menghampirinya termasuk untuk berselingkuh. Akan makin banyak wanita yang menggoda dan mendekatinya karena status dan kekuasaannya. Kesempatan untuk melakukan perselingkuhan pun menjadi lebih besar.

Merasa tersisih

Seringkali kesibukan istri membuat suami merasa tersisihkan. Terutama jika sang istri juga bekerja dan sesampainya dirumah sibuk mengurus rumah dan anak-anak. Jika pria tidak bisa mengatasi perasaan tersisihnya dalam keluarga, perselingkuhan pun bisa dilakukan. Pria bisa mencari kehangatan dari wanita lain dan kembali ke rumah seolah tidak terjadi apa-apa.

Iseng
Rasa iseng juga bisa menjadi awal perselingkuhan. Misalnya saling berkirim sms dengan wanita yang baru dikenalnya atau chatting dengan wanita lain. Keisengan tersebut pun bisa berlanjut menjadi hubungan yang lebih intim.

Internet
https://i1.wp.com/iradewa.chevonest.com/wp-content/uploads/2009/01/komputer-dan-internet.gif
Internet juga memicu pria melakukan perselingkuhan. Bisa melalui laman jaringan sosial atau chatting dengan wanita yang baru dikenalnya di dunia maya. Berselingkuh di dunia maya bisa lebih mudah dan tidak terlalu berisiko.

7 Kriteria Pria Yang Harus Dihindari



Ketujuh tipe ini termasuk ahli dalam tipu muslihat. Begitu anda jatuh ke dalam perangkapnya, anda akan memberikan cinta, jiwa, uang dan kemungkinan masa depan anda, tanpa anda menyadarinya sampai terlalu terlambat sehingga anda merasa tidak mungkin hidup bahagia tanpa pria ini. Mereka akan membuat anda patah hati, menjatuhkan harga diri anda dan membuat anda frustasi.

Berikut, ke-7 tipe pria yang harus dihindari dan cara mengenali mereka:

1. BUJANGAN ABADI

* Pria ini santun, cerdas, menarik, jenaka, sukses dan romantis. Anda nyaris tak percaya, mengapa tak wanita yang mau menikah dengannya sejak dulu. Walaupun anda bersikap waspada, pesona dan kegigihannya membuat anda akhirnya menyerah. Di saat anda memikirkan apakah anda akan menikah dengannya, ia memutuskan hubungan dan membuat anda patah hati.

Cara Pria Ini Membuat Anda Terpikat

Bila anda bertanya kepadanya mengapa dia masih sendiri, dia akan bilang belum menemukan wanita yang cocok. Kata yang mungkin tidak diucapkannya adalah, anda termasuk dalam kategori tidak cocok itu. Berhubungan dengan dengan pria tipe bujangan abadi adalah tindakan yang bodoh, karena baginya tak ada wanita yang cocok dan tak akan pernah ada. Wanita cenderung berpikir bahwa,”akulah orangnya.” Padahal jika tidak seorang pun wanita yang tepat, kemungkinan anda juga tak akan menjadi wanita yang tepat.

Cara Mengenali Pria ini:

Dia tidak memperkenalkan anda pada teman-temannya atau keluarganya, indikasi dia tidak terburu untuk memasukkan anda secara penuh ke dalam kehidupannya. Petunjuk terbesar adalah hubungan seriusnya yang terakhir adalah semasa kuliah. Dan sejak saat itu semua hubungan percintaaanya hanya berlangsung beberapa bulan saja. Di saat anda mengharap hubungan anda akan beralih ke tingkat yang lebih serius, ia akan memutuskan anda. Jika pria belumjuga menikah di usia ke-50, kemungkinan dia tidak akan menikah.

2. PRIA YANG MENIKAH TERUS

* Beda dengan pria bujangan abadi, pria ini mau menikah. Sayangnya dia memperlakukan perkawinan seperti mobil mewah sewaan. Bisa dipastikan, setelah beberapa tahun, anda akan diganti dengan model yang lebih baru. Menurutnya hubungan berakhir ketika sudah tidak ada lagi romantisme dan gairah asmara. Pria jenis ini tidak tahu bahwa semua gairah secara alamiah jadi dingin, dan ketika gairahnya dingin ia menyalahkan anda. Dia akan berkata,” Kamu bukan tipe yang tepat karena jika saya menemukan pasangan yang tepat, saya akan bergairah untuk selamanya.”

Cara Pria Ini Membuat Anda Terpikat

Dia sangat romantis. Kencan dengannya seperti bulan madu abadi. Pernah menikah sebelumnya menunjukkan dia tidak takut terikat. Jika anda pernah berhubungan dengan pria yang tidak berani membisikkan kata”menikah”, Tuan Tukan Kawin ini benar-benar ahli merayu.

Cara Mengenali Pria ini:

Cari tahu berapa kali persisnya dia pernah menikah. Jika dia hampir melewati Liz Taylor dan penggantinya jauh lebih muda, sebaiknya anda berhenti dulu. Jika dia sudah menikah 2, atau 3, atau 4 kali, kemungkinan dia akan menikah 2, 3, 4 kali lagi.

Indikasi lainnya adalah jika anda menganjurkan jalan perlahan, dia jadi tidak sabar karena anda menghambat rencana dia berikutnya. Dia adalah orang yang terbiasa mendapatkan apa yang diinginkannya.

3. TUAN KANTONG KOSONG

* Dia tahu champange terbaik dengan harga bir dan punya lemari penuh dengan tagihan-tagihan. Tapi ini tidak membuatnya risau karena dia juga punya kemampuan aneh untuk masuk ke dalam dompet wanita. Dia mengandalkan anda untuk mempertahankan gaya hidupnya. Dia mencari wanita yang mapan secara finansial dan memorotinya.

Cara Pria Ini Membuat Anda Terpikat

Dia memanfaatkan sisi keibuan dari anda. Anda seperti masuk ke dalam rumah bergaya Victorian yang cantik tapi hancur. Anda melihat lantai yang rusak dan cat yang mengelupas dan membayangkan betapa megahnya rumah ini seharusnya. Anda mengira sedikit investasi bisa mendatangkan keuntungan besar bagi anda berdua. Selain itu, apalah arti uang jika itu untuk pria idaman anda.

Cara Mengenali Pria Ini:

Setiap kali akan membayar, selalu ada masalah dengan dompetnya: tertinggal di saku celana yang lain, ketinggalan di rumah, atau dia sedang tak punya uang karena sedang tanggung bulan. Awalnya mungkin tampak masuk akal mengeluarkan uang ekstra. Tapi lama-kelamaan permintaanya makin besar dan makin besar. Tiba-tiba suatu hari anda baru sadar kalau anda membelikan mobil untuknya, ikut tanda tangan pinjaman bank, atau membayar uang muka cicilan rumah. Dia akan mencoba meyakinkan anda bahwa itu untuk atau demi ‘kita’. Tapi sebenarnya anda yang akan terjerat dengan masalah keuangan. Ketika kondisi memburuk, dia bukan hanya membuat anda patah ahti, tapi juga membuat anda tenggelam dalam hutang.

4. ANAK MAMA

* Dia manis, penuh kasih sayang dan pengertian. Sayangnya, dia masih tergantung pada perempuan lain: ibunya. Kencan dengan pria ini dan anda akan kencan dengan ibunya. Tidak persis kencan bertiga seperti yang anda bayangkan, tapi ibunya masih berpengaruh pada keputusan-keputusan profesionalnya, portfolio investasinya, tinggal dimana, pilih siapa.. Proyek masa depan dan anda juga akan tergantung ibunya. Mulai dari beli rumah dimana dan cara membesarkan anak-anak anda. Jika anda paksa dia untuk memilih, coba tebak siapa yang kalah? Ya, benar. Anda.

Cara Pria Ini Membuat anda Terpikat

Anda mengira semua pria yang sayang pada ibunya akan memperlakukan wanita dengan baik. Jika anda pernah berpacaran dengan pria yang mesra, tapi tak punya hubungan emosional dan lalu bertemu dengan pria yang tahu dan memperhatikan perasaan wanita, maka pria seperti ini bisa benar-benar menarik.

Cara Mengenali Pria Ini:

Dia membandingkan anda dengan ibunya. Dan anda selalu kalah atau kurang setiap saat. Ujian sebenarnya mungkin bisa dilihat pada hari valentine. Jika anda sendirian dengan sekotak coklat karena dia mengajak ibunya makan malam, putuskan hubungan saja. Kemesraan paling tinggi yang ada di dalam hatinya adalah ibunya.Dia masih mencintai ibunya sebanyak atau bahkan lebih besar dari cintanya kepada anda.

5. MR PETER PAN

* Secara fisik umurnya 30-an atau 40-an, secara emosional Mr. Peter Pan tetap anak kecil di dalam hati. Hidup adalah pesta besar yang tiada henti dan dia adalah tuan rumahnya. Dia dikenal semua bartender di kota, memikirkan semua urusan komputer dan selalu siap pesiar ke Las Vega. Tapi jika anda mengalami kesulitan, misalnya kecelakaan mobil parah atau kehilangan pekerjaan, dia akan pergi jauh-jauh. Situasi sulit bukan keahliannya. Jika situasi jadi sulit, anda akan sendirian mengatasinya.

Cara Pria Ini Memikat Anda

Spontanitas dan jiwa petualangannya memunculkan sisi kanak-kanak dalam diri anda. Dia meyakinkan anda untuk bolos kerja agar bisa hadir di pesta kebun.

Cara Mengenali Pria Ini:

Dia akan berusaha menghindar dari tanggung jawab besar. Kendatipun sekarang teman-temannya membantunya dalam hal pembayaran cicilan, urusan perkawinan bahkan sampai masalah bayi, dia tetap saja santai dan pergi ke mana-mana.Peter Pan akhirnya akan tumbuh dewasa dan menjadi bujangan abadi.

6. MR EGOMANIAK

* Dia cemerlang dan sukses serta punya keyakinan yang tak tergoyahkan dengan kemampuannya yang tak pernah salah. Anda tak pernah melihat dia ragu membuat keputusan. Dia luar biasa tegas karena dunia berputar di sekitar dia. Pada kesempatan langka, ketika dia tidak benar 100%, dia tidak akan terima bila anda mengatakan hal itu padanya. Dia mungkin menginginkan wanita berprestasi, tapi tidak terlalu hebat agar tidak menutupi kemuliaannya. Dia bahkan mungkin akan melakukan sesuatu untuk menghambat kesuksesan anda. Misalnya dengan mempermalukan anda di pesta kantor atau mencela anda di depan kolega anda dengan berpura-pura melucu. Jika anda protes, dia akan bilang kalau anda terlalu sensitif.

Cara Pria Ini Membuat Anda Terpikat

Rasa percaya dirinya mengangumkan. Dia mempunyai batin macho seperti Clint Eastwood atau John Wayne, yang benar-benar menarik.

Cara Mengenali Pria Ini:

Dia tidak pernah bosan bercerita tentang diri sendiri atau hal-hal yang menarik untuknya. Tak ada memberi dan menerima, hanya dia yang memberi kuliah. Dia tidak peduli dengan apa yang anda katakan. Dia mungkin mendengarkan, tapi hanya secukupnya untuk menyiapkan pernyataan persuasif berikutnya.

Petunjuk Lain:

Dia menempatkan dirinya di tengah penyanjungnya, tapi hanya punya sedikit teman sejati. ” Jika anda bukan pendengar yang baik atau anda hanya ingin cerita tentang diri sendiri, satu-satunya orang yang ada di dekat anda adalah orang yang tunduk kepada anda,” kata Stephany Alexander, pendiri situs Woman Saver.

7. PRIA PENGATUR

* Kencan dengan pria ini seperti kencan dengan ular boa pencekik. Awalnya pelukannya terasa hangat dan aman. Tapi sesudah itu anda akan tercekik. Kencan dimulai dengan pergi ke restoran yang ia pilih, nonton film yang ia pilih, atau pergi dengan teman-temannya. Tapi lama-lama ia akan mulai mendikte anda dalam segala hal. Dia berusaha membuat anda menjadi bukan diri anda. Suatu hari anda akan bangun di pagi hari dan bertanya,” akan kemana saya hari ini? Saya bahkan tidak tahu lagi saya ingin makan apa…”

Cara Pria ini Membuat Anda Terpikat

Semua perhatiannya membuat anda merasa tersanjung. Jika dia memperhatikan anda, pasti dia sangat mencintai anda. Mengurusi anda secara khusus dan ingin bersama anda setiap saat.

Cara Mengenali Pria Ini:

Ia berkeras mengatur semua kencan anda dengannya, memberi tahu anda cara berpakaian atau bertindak di antara teman-temannya. Bahkan baru kencan beberapa kali saja dia sering menelpon anda dan hafal jadwal anda.Dia curiga dengan hubungan anda dengansetiap pria lain. Dia ingin anda setuju terus dengannya. Jika tidak, ia akan berusaha membujuk anda. Bila tanda-tanda ini sudah tampak segera putuskan hubungan dan lari darinya. Dengan pria pengatur, anda harus terus menyerah dan melepaskan aktivitas anda sendiri, pengalaman sendiri dan teman sendiri. Lama-lama ia kan mulai mengatur pikiran dan perasaan anda secara detail juga tingkat emosional anda. Dan akhirnya ini akan mematikan kepribadian anda.

http://www.forumkami.com

Waspada Pengaruh Jejaring Sosial Dunia Maya pada Anak


Waspada Pengaruh Jejaring Sosial Dunia Maya pada AnakCORBISRENTAN: Remaja merupakan golongan usia paling rentan peroleh pengaruh negatif di dunia maya.

JAKARTA–Berkembangnya situs jejaring sosial sebagai tren komunikasi masyarakat modern, perlu disikapi para orang tua dengan hati-hati. Pasalnya, anak-anak dikhawatirkan dapat terpengaruh negatif dengan arus informasi yang demikian bebas dalam situs jejaring sosial.

Riset di Inggris baru-baru ini mencatat, 3/4 anak-anak mengunjungi situs jejaring sosial tanpa sepengetahuan orang tua. Rata-rata dari mereka merupakan anak-anak yang pernah dihukum orang tuanya saat ketahuan mengunjungi situs pertemanan macam Facebook atau Bebo.

“Di Eropa, mayoritas remaja pengguna internet aktif mengakses situs jejaring sosial, dan di Inggris raya, sekitar 3/4 remaja pengguna internet mengakses situs yang sama,” tukas peneliti, Profesor Tanya Brown seperti yang dilansir Telegraph, Senin (30/11).

“Bagaimana bisa 90% orang tua tidak membolehkan anaknya mengunjungi situs jejaring sosial?bahkan secara diam-diam, ini pertanda ada masalah dan mengkhawatirkan,” tambahnya.

Dia berpendapat, pada dasarnya situs macam fFacebook atau Bobe memiliki batas umur yang berhak mengakses situs. Misalnya, Facebook yang membatasi usia yang berhak mengakses pada usia 13 tahun. Tapi Brown mengingatkan orang tua untuk bersikap hati-hati.

“Anak-anak mendapatkan manfaat dari situs jejaring sosial dimana dia memperluas jangkauan pergaulan dan mengahbiskan waktu dengan teman sepermainan,” tukasnya.

“Tapi hal yang terjadi, anak-anak yang mengunjungi situs malahan saling  menganggu satu sama lain, lantaran tidak ada satupun yang berbicara dengan mereka tantang komunikasi via dunia maya dan komunikasi sesungguhnya,” tambahnya.

Brown menilai, sangat mudah untuk berkomunikasi lewat dunia maya. Cukup tekan tombol kirim maka komunikasi pun berlangsung. Namun dia mengingatkan, sudah seharusnya anak-anak mengetahui maksud dan esensi berkomunikasi lewat dunia maya.

Dari catatan penelitian sebelumnya, tercatat 62% anak-anak berbohong kepada orang tuanya tentang prilaku mereka yang berkaitan dengan dunia maya. Riset tersebut menjelaskan, rata-rata anak sebetulnya tidak memahami apa yang dia lakukan dan dampaknya terhadap mereka. Anak-anak dengan sukses mengelabui orang tua mereka dengan menyembunyikan apa yang sebenarnya dilakukan saat berada di dunia maya. cr2/rin