Category Archives: Asal Usul

Fakta Buktikan Sabda Nabi Muhammad SAW : Akhir Zaman, Tanah Arab Kembali dipenuhi Tumbuhan dan Banyak Sungai


Pada tahun 2012 ditemukan  jaringan dari sungai dan danau yang sangat besar dan luas di bawah gurun pasir.

1 1aGambar jaringan besar sungai (yang tampak hitam) setelah ribuan tahun berlalu dan berubah bentuk seperti lembah yang tenggelam di gurun pasir, diperoleh dari satelit. Referensi:

http://www.dlr.de/blogs/en/desktopdefault.aspx/tabid-5919/9754_read-204/

Profesor Michael Petraglia dari University of Oxford melakukan penelitian di padang pasir di Semenanjung Arab yang pada akhirnya menemukan bahwa ternyata gurun pasir yang gersang tersebut menyembunyikan jaringan sungai yang luas di bawah, hal ini mengindikasikan bahwa daerah ini sebelumnya pernah dipenuhi dengan berbagai kehidupan, keaktifan, organisme dan hutan. Penelitian ini ditangani oleh Tim observasi selama proses akumulasi informasi lebih lanjut tentang daerah ini.

Seperti yang disampaikan dalam situs University of Oxford dengan judul penelitian ` Scientists explore an ancient network of rivers and lakes in the Arabian Desert`.

1 1bTulisan-tulisan kuno yang terdapat di wilayah Najran di Arab Saudi menunjukkan bahwa daerah gurun ini sebelumnya terdapat  peradaban yang kaya dan berbagai kehidupan, tidak seperti padang tandus yang kita saksikan hari ini, Daily Mail Inggris Referensi 2012.

1 1cProfesor Petraglia tengah melakukan penggalian bawah gurun pasir untuk mengetahui penyebab keberadaan kehidupan di daerah ini pada ribuan tahun silam serta alasan mengapa kehidupan tersebut bisa lenyap lalu berganti menjadi daerah padang pasir gersang setelah sebelumnya memililiki kekayaan sumber air, populasi Manusia dan hewan. Referensi: Oxford University Press, 2012

1 1dGambar yang diperoleh dari satelit, menunjukkan sebuah danau besar menghilang di bawah gurun pasir Jazirah Arab setelah pengeringan selama ribuan tahun (warna biru). Referensi: Koran dailymail.

Para ilmuwan mengatakan bahwa penemuan ini sangat penting untuk mengetahui hakikat kehidupan di gurun Jazirah Arab, dan bagaimana proses berevolusinya kehidupan manusia di sana serta penyebab migrasi manusia dan hubungannya dengan iklim dan perubahannya.

Sesungguhnya fakta ilmiah membuktikan bahwa gurun pasir Arab sebelumnya ditumbuhi oleh berbagi tumbuh-tumbuhan dengan sumber Air yang terdapat disekitarnya. Para ilmuwan juga mencoba untuk memprediksikan masa depan wilayah tersebut, namun Nabi Saw telah memberitahukan Ummatnya tentang masa lalu dan masa depan gurun itu dalam Sabdanya:

(لا تقوم الساعة حتى تعود أرض العرب مروجاً وانهاراً [رواه مسلم

“Hari Kiamat tidak akan terjadi sampai tanah Arab kembali dipenuhi tumbuh-tumbuhan dan Sungai-sungai (HR. Muslim)

Baginda Rasulullah Saw telah mengkaitkan kebenaran hari Kiamat dengan fakta Ilmiyah yang akan ditemukan oleh para ilmuwan setelah empat belas abad  supaya menjadi bukti atas kebenaran Risalah yang dibawahnya… Dan yang menjadi Pertanyaannya adalah: Siapa yang memberitahukan Nabi Muhammad Saw tentang  penemuan ilmiah tahun 2012 tersebut ?

Dari situs:  http://www.kaheel7.com/ar/index.php/2010-02-02-20-10-20/581-2012-12-05-22-41-27

Sumber referensi:

1-  Scientists explore an ancient network of rivers and lakes in the Arabian Desert, http://www.ox.ac.uk/media/news_releases_for_journalists/120426.html

2- Satellite images show how arid Arabian desert once flowed with lakes, http://archaeology.sa/?p=198

3- Climate change, Stone Age-style: Satellite images show how arid Arabian desert once flowed with lakes, rivers and life, http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2138346/Climate-change-Stone-Age-style-Satellite-images-arid-Arabian-desert-flowed-lakes-rivers-life.html

http://www.eramuslim.com/peradaban/quran-sunnah/fakta-buktikan-sabda-nabi-muhammad-saw-akhir-zaman-tanah-arab-akan-hijau-dengan-tumbuhan-dan-banyak-sungai.htm

ASAL USUL SUKU MINANG


Berdasarkan hasil penelitian ahli sejarah, bahwa kedatangan bangsa Minangkabau adalah pada zaman perungggu atau logam pada tahun 500 SM, dimana terjadinya perpindahan penduduk dari daratan Asia Selatan ke Nusantara, penduduk ini berkebudayaan perunggu (dongson) karena pusat kebudayaan Perunggu tersebut berada di Dongson wilayah Tonkin China.

Berbeda dengan ras proto melayu bermigrasi ke Nusantara tahun 2000-2500 SM (belumn mengenal logam) zaman batu tengan (mesolithic) tahun 5000-1000 SM tahun silam masuknya arus penduduk dan kebudayaan dari Asia.

Madelaini Colani,ahli sejarah Perancis mengemukakan pusat Mesolithic di pegununugan bascon di wilayah Tonkin (ras papua melanosoid)percampuran ras ini dengan ras austronesia, ras austronesia membawa kebudayaan Neolithic.

Pada zaman Mesolithic masuk ke pantai Sumatera ras weda dan ras negrito kedua ras ini telah ada sebelun ras melayu datang. Inilah sisa – sisa yang tak mau bercampur mereka menjadi orang kubu,talang mamak dan berkelana di hutan,bahasa Minang menyebutkan urang nan bajawikan raso,baatokan sikai,badindiang bamo kayu Prof.Drs Sukarno (ahli purbakala) orang minang kabau datang dari India belakang pada saat kedatangan rombongan ke 2 dan orang Minangkabau adalah ras melayu muda (dentra melayu).

Asal Usul Kata Melayu dan Minangkabau

Prof.Dr.Husain Naimar, guru besar antropologi Universitas Madras menerangkan bahwa kata melayu berasal dari bahasa Tamil.Malai berarti gunung, malaiur adalah suatu suku bangsa pegunungan dan sebutan malaiur fonetis menjadi melayu. Penduduk sebelah pesisir selatan pegunungan Dekkan adalah orang malabar,orang minangkabau menyebutnya malabari. Malayalam adalah bahasa yang dipergunakan oleh suku bangsa dravida yang mendiami pegunungan. Di minangkabau menurut penelitian Prof.Husein Naimar banyak terdapat kata-kata tamil dan sanskerta hal ini membuktikan adanya hubungan sejarah antara Minangkabau dan Malabar.

Di Malabar pun sistem masyarakatnya juga menurut garis keibuan dan pusako tinggi turun dari mamak ke kemanakan. Prof. Yean quisiner dari salah satu universitas di Pris meneliti ke minangkabau , mendaptkan adanya hubungan antara Minangkabau dengan Burma, Muangthai,Kamboja dan Vietnam bukti adanya hubungan terlihat dari kata pagaruyung paga (suku matriakat seprti juga dijumpai pada suku khazi, malabar dan lainnya) “ru” artinya pusat “yung” (danyun)artinya kerapatan, jadi Pagaruyung dapat diartikan pusat kerapatan suku yang menganut sistem keibuan durian ditakuak rajo adalah perobahan fonetik dari durum patakai raya.

Du : kata bilangan dua/seluruhnya
Rum : kerekel/pasir
Pataka : dataran pantai
Raya : luas/besar

Masa sejarah digolongkan kepada masa setelah adanya tulisan pada benda peninggaklan sejarah seprti prasati, candi dan sebagainya, masa sejarah tidak sama untuk setiap suku bangsa contoh misalnya bangsa Mesir memulai masa sejarahnya setelah 4000 SM, bangsa India 3000 SM dan Indonesia 400 SM., 500-300 SM dari India selatan mereka mengarungi samudera memasuki pantai timur Sumatera antara lain Muara Kampar bersama dengan itu suku bangsa dari Birma, Kamboja, Vietnam melalui lembah sungai Irawali.

Perpindahan ini berjalan bertahun-tahun bahkan berabad-abad dua kelompok ini sama-sama mempunyai ikatan matrilinear ada kelompok yang mencari aliran sungai pada saat perpindahan ini apa yang terjadi di belahan dunia yang sudah lama memasuki zaman logam antara lain dapat kita jelaskan sebagai berikut :

India berkembang agama budha yang dibawa Sidharta Gautama (563-483 SM). Gautama adalah putera Raja Sudhodana dari kerajaan Kavilawastu yang wilayahnya meliputi Nepal, Bhutan dan Sikkin, 1600 SM di India sudah pula berkembang agama Hindu (mahabratha). China di kala itu dikuasai Dinasti Chou tahun 1050-256 SM waktu itu hidup filosof Konfutse, Laotse dan Mengtse

Kedua daerah itu adalah tempat turunnya ras dentro malayutermasuk Minangkabau, dapat dipastikan gelombang 2 yang datang 500-400 SM beragama Budha dan Hindu, dilihat secara kontekstual kemungkinan mereka yang turun dari Burma, Kamboja dan Thailand sebagai embrio suku besar melayu di Minangkabau (suku melayu di Minangkabau adalah Melayu, Bendang, Kampai, Mandahiling dan Panai) dan mereka yang datang dari India Selatan (pantai timur) adalah embrio suku Jambak, Pitopang, Salokutiannyia, Bulukasok dan Banuhampu atau sebaliknya namun kedua kelompok ini disbut sebagai Melayu Continental.

Dalam rentang waktu 500-400 SM itu mereka telah membentuk kekuasaan budaya seperti raja gunung dan raja sungai agama Budha sudah dikembangkan pada saat itu kemungkinan saja pada periode ini mereka sudah sampai ke hulu Batang Kampar, hulu Batang Rokan, hulu Batanghari dan hulu sungai lainnya.

Situasi kehidupan masyarakat waktu itu hidup dengan berdagang, sawah dan mulai berkembang pertambangan emas dan hasil hutan lainnya, ada yang berpendapat sudah ada terbentuk nagari sumkayam atau nagari Minangkabau sekarang tetapi akhirnya dibantah oleh karena konsep nagari baru muncul setelah rombongan kedua datang ke Minangkabau.
Ada pertanyaan dengan apa mereka menyelusuri dataran tinggi Minagkabau jawabannya adalah dengan kerbau oleh karena agama yang dianutnya perlu menyayangi binatang kerbau,gajah, lembu , sehingga dari kerbau ini mereka dapat mengembangkannya permainan rakyat melalui adu kerbau. Dr Nooteboom memperkuat alasan tentang kegiatan berlayar yang dimiliki oleh ahli Yunani zaman purba Strabo dan Pilinius bukanlah Srilangka akan tetapi adalah Sumatera atas dasar itu Dr Nooteboom(pengikut zulkarnain) ketika ia berlabuh di India berarti sudah ada hubungan Minangkabau dengan India berkenaan waktunya adalah 336 SM

Asal-usul Nama Minangkabau :
a. Drs Zuhir Usman bahwa di dalam hikayat raja-raja Pasai Minagkbau diartikan menang
adu kerbau
b. Hal ini mendapat bantahan dari Prof.Dr. Purbacaraka hal ini bersifat legenda
beliau mengatakan bahwa Minagkabau berasal dari Minangtamwan artinya pertemuan dua
muara sungai.
c. Prof Van de Tuuk menerangkan bahwa Minangkabau asalnya dari Pinang Khabu yang
artinya tanah asal
d. Prof Dr Husein Naimar menyatakan bahwa Minagkabau adalah perubahan fonetik dari
menonkhabu bahsa tamil yang artinya tanah pangkal

sumber : http://sejarahtukmasadepan.blogspot.com/2012/01/asal-suku-minang.html

Awal Mula Agama Kristen


Assaalammualaikum

Saya merupakan muallaf, yang ingin saya tanyakan adalah sejak kapan ajaran nasrani nabi Isa a.s berubah menjadi ajaran kristen seperti sekarang ini. Siapa penggagasnya sehingga menyesatkan banyak orang. Dan pada saat ini masih adakah injil yang asli? kalau ada dimana?apakah pada saat zaman Rasullulah agama kristen telah ada? jika telah ada apakah pada saat itu Rasullulah pernah memeranginya atau berusaha mengembalikan umat kristen ke jalan yang lurus untuk bersyahadat. Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih untuk dijadikan pencerahan bagi saya.

Alaykumsalam wr.wb.

Alhamdulillah jika saudara Ferdinando telah menemukan cahaya Islam dan menyadari atas kekeliruan agama sebelumnya yang pernah dianut. Semoga Allah senantiasa melimpahkan keberkahanNya atas pilihan saudara dalam memeluk Islam. Semoga jua tetap istiqomah di jalan Dienul Haqq ini. Allahuma amin.

Saudaraku, Yesus alias Nabi Isa as. merupakan nabi yang diturunkan Allah kepada Bani Israil. Tugasnya adalah untuk menyelamatkan Bani Israil dari kesesatan yang telah lama dilakukan kaum tersebut. Allah SWT masih menyayangi kaum Musa as. ini dan menurunkan satu nabi lagi khusus untuk mereka. Nabi Isa as. mengaku jika dirinya diutus Allah hanya untuk kaumnya saja, Bani Israil, dan bukan untuk umat manusia seluruh dunia.

Di dalam Injil sendiri ada peristiwa di mana Yesus menolak seorang wanita Kanaan (Palestina) yang meminta anaknya disembuhkan dari kemasukan setan,Yesus menolak dan mengatakan, “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15 :24). Yesus sendiri menolong perempuan itu juga, namun tidak menyuruh perempuan itu untuk ‘pindah keyakinan’. Penegasan itu juga nampak dari pesan Yesus kepada para muridnya yang mewantiwanti mereka untuk tidak menyebarkan ajarannya kepada orang selain dari Bani Israil.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 10:5-6)

Telah jelas bahwa Yesus menegaskan dirinya hanya untuk Bani Israil. Namun para misionaris mengklaim bahwa hal itu hanya berlaku sebelum kebangkitan. Setelah dibangkitkan maka misinya untuk umat manusia seluruh dunia. Perubahan mendasar ini berangkat dari ajaran Paulus, seorang Yahudi dari Tarsus yang mengaku-aku sebagai murid Yesus.

Ajaran Paulus inilah, -ditulis pada 49 M (Galatia-, yang mempengaruhi Injil-injil yang ditulis sesudahnya yakni injil Markus (55 M), Injil Matius (60-an M), Injil Yohanes (80 M), dan Injil Lukas (60 M). Paulus, Yahudi dari Tarsus, di dalam banyak ayat Injil digambarkan sebagai seorang murid yang banyak tidak patuh pada Yesus, bahkan Yesus dalam banyak ayat memarahi dia hingga menendangnya.

Paulus inilah yang kemudian mengubah ajaran Nabi Isa as. yang berhaluan paganisme Yahudi. Namun hal ini terjadi tidak terlepas dari kondisi sosial budaya bangsa Yahudi sebelum masa Nabi Isa. Turun. Minimal ada tiga kondisi yang bisa kita telaah. Pertama, Aqidah orang-orang Yahudi telah terkontaminasi kepercayaan Paganisme Babilonia.

Sekitar 50 tahun (586-535 SM) bangsa Yahudi berada di pengasingan di Babilonia yang masyarakatnya menyembah berhala. Kedua, pada tahun 334 SM, Alexander raja Yunani menguasai bangsa Yahudi dan menyebarkan faham Filsafat yang kemudian mempengaruhi pemikiran orang-orang Yahudi. Ketiga, bangsa-bangsa yang menaklukan orang-orang Yahudi adalah penganut politeisme. Ini pun berpengaruh kepada aqidah bangsa Yahudi.

Ketika Nabi Isa as, menyampaikan ajaran Allah SWT, pengaruh kepercayaan paganisme memang sudah mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat, maka terjadilah penyimpangan pemahaman oleh Paulus terhadap ajaran yang dibawa Nabi Isa as. Paulus pun mengklaim bahwa telah bertemu Yesus (Isa) dan diangkat sebagai rasulnya. Ia kemudian mengajarkan ajaran Isa yang telah dicampur adukkan dengan filsafat Yunani dan Paganisme.

Allah SWT sudah mengingatkan hal ini dalam Surah Al Baqarah ayat 87,

“..Dan Sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah Setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?”

Tiga abad setelah peristiwa penyaliban, pengikut ajaran Nabi Isa as. berkembang dengan beragam corak pemahamannya. Terjadi bentrokan diantara mereka antara kalangan yang pro ajaran Tauhid dari Nabi Isa as. dengan yang kontra. Mereka yang kontra notabene adalah kelompok pro ajaran Paulus yang paganis. Peperangan ini sampai mengancam keutuhan kerajaan Roma.

Karenanya, atas usulan Konstantin diadakanlah Muktamar di Nicea pada tahun 325 M yang dihadiri sekitar 2048 orang dengan pendiriannya masing-masing. Terjadi perdebatan yang sengit dan tak ada titik temu. Akhirnya Konstantin yang cenderung pada paganis memanggil 318 orang yang berfaham Paulus dan menyatakan dukungannya. Setelah itu muktamar dilanjutkan, sementara itu peserta lainnya melakukan walk out. Di dalam muktamar ini banyak dipilih doktrin-doktrin dan syiar–syiar ibadah secara voting (tanggal paskah, peranan uskup, dan tentu saja tentang ketuhanan Yesus). Setelah itu diadakanlah revisi terhadap Injil. Sementara injil-injil lain yang bertentangan dimusnahkan. Dan orang yang berani membaca injil terlarang itu akan dicap sebagai heretis (berlaku bid’ah).

Perihal apakah injil yang asli masih adakah sampai saat ini? Allahua’lam. Namun hemat saya, permasalahannya bukan pada masih ada yang aseli atau tidak, namun injil hanya berlaku bagi kaum Nabi Isa as. saja, sedangkan sekarang kita sebagai umat muslim telah memiliki kitab Suci Al Qur’an sebagai kitab yang dijaga keasliannya oleh Allah SWT hingga akhir zaman.

Kristen Pada Masa Rasulullah SAW

Tentu pada zaman Rasulullah SAW ada golongan yang beragama Nashrani. Menurut Imam Ibnul Qayyim Al Jauzi, dalam Hidayatu Al-Hayara fi Ajwibati Al-Yahud wa An-Nashara, umat Nasrani pada masa Rasulullah sudah tersebar di sebagian belahan dunia. Di Syam, (hampir) semua penduduknya adalah Nasrani. Adapun di Maghrib, Mesir, Habasyah, Naubah, Jazirah, Maushil, Najran, dan lain-lain, meski tidak semuanya, namun mayoritas penduduknya adalah Nasrani.

Terhadap mereka, Rasulullah SAW senantiasa melakukan Dakwah, seperti yang pernah beliau lakukan kepada Raja Najasyi, seorang Raja Nashrani yang tinggal di Ethiopia. Rasulullah SAW pun mengirimi surat kepada Najasyi untuk bertauhid kepada Allah SWT. Berikut adalah pesan surat tersebut,

“Dari Muhammad utusan Islam untuk An-Najasyi, penguasa Abyssinia (Ethiopia). Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya. Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti petunjuk.”

Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam menulis surat kepada Raja Najasyi untuk menjadi seorang muslim, maka Raja Najasyi mengambil surat itu, beliau lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Beliaupun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Tholib radiyallahu ‘anhu.

Namun Rasulullah SAW juga pernah melakukan perperangan terhadap kaum Nashrani. Hal ini bermula ketika salah satu surat beliau telah dibawa oleh Harits bin Umair ra. yang akan diberikan kepada Raja Bushra yang Nashrani. Ketika sampai di Mu’tah, maka Syarahbil Ghassani yang ketika itu menjadi salah seorang hakim kaisar telah membunuh utusan Rasulullah SAW. Membunuh utusan, menurut aturan siapa saja, adalah suatu kesalahan besar. Rasulullah SAW sangat marah atas kejadian itu.

Maka Rasulullah SAW menyiapkan pasukan sebanyak tiga ribu orang. Zaid bin Haritsah ra. telah dipilih menjadi pemimpin pasukan tersebut. Rasulullah SAW bersabda, “Jika ia mati syahid dalam peperangan, maka Ja’far bin Abi Thalib ra. menggantinya sebagai pemimpin pasukan. Jika ia juga mati syahid, maka penlimpin pasukan digantikan oleh Abdullah bin Rawahah ra. Jika ia juga mati syahid, maka terserah kaum muslim untuk memilih siapa pemimpinnya”. Allahua’lam. (Pz)

Sumber : http://m.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/awal-mula-agama-kristen-2.htm

Muslims in Greece are ethnic Greeks


A Group of Turkish Speaking Moslems live in Western Thrace
 
The indigenous Muslim population in Greece is not homogeneous, since it consists of different ethnic, linguistic and social backgrounds which often overlap. The Muslim faith is the creed of several autochthonous ethnic groups living in the present territory of Greece, namely the Pomaks, ethnic Turks, certain Roma groups, and Greek Muslims, who converted mainly in the 17th and 18th centuries. The country’s Muslim population decreased significantly as a result of the 1923 population exchange agreement between Greece and the new Turkish Republic, which also uprooted approximately 1.5 million Greeks from Asia Minor.

The term Muslim minority (Μουσουλμανική μειονότητα Musulmanikí mionótita) refers to an Islamic religious, linguistic and ethnic minority in western Thrace, a part of north-east Greece. In 1923, under the terms of the Treaty of Lausanne, the Muslims living in Greece were required to immigrate to Turkey; whereas, the Christians living in Turkey were required to immigrate to Greece in an “Exchange of Populations“. The Muslims of Thrace and the Christians of Istanbul and the islands of Gökçeada and Bozcaada (Imvros and Tenedos) were the only populations not exchanged. For more information on this community, see Muslim minority of Greece.

According to most estimates,[2][3] about half of the autochthonous Greek Muslims consider themselves ethnically Turkish. The rest are Slavic speaking Pomaks and Roma. Relics of the Ottoman Empire, this community resides mainly in Western Thrace, where they were allowed to remain under the terms of the 1923 Treaty of Lausanne. In the town of Komotini, it makes up almost 40 percent of the total population, whereas in the town of Xanthi it makes up 23 percent of the population.

There is also a small Muslim community in some of the Dodecanese islands which, as part of the Italian Dodecanese of the Kingdom of Italy between 1911 and 1947, were not subjected to the exchange of the population between Turkey and Greece in 1923. They number about 3,000, most of whom espouse a Turkish identity and speak Turkish. The community is strongest in the city of Rhodes and on the island of Kos (in particular the village of Platanos).[4]

The Pomaks are mainly located in compact villages in Western Thrace‘s Rhodope Mountains. While the Greek Roma community is predominantly Greek Orthodox, the Roma in Thrace are mainly Muslim.

Estimates of the recognized Muslim minority, which is mostly located in Thrace, range from 98,000 to 140,000 (between 0.9% and 1.2%), while the immigrant Muslim community numbers between 200,000 and 500,000.[5] Albanian immigrants to Greece are usually associated with the Muslim faith, although most are secular in orientation.[6]

 
 They do not look very well off  
 
 
 
 They are normally a part of the Balkan Culture  
 
 
 They are traditional  
 
 
This is not a snapshot from
an Emir Custurica film
 
 
 
These people are obviously under the influence of some
strict religious
leaders.
 
 
 
 
They have great sense of humour  
 
They pray on Friday at noon  
 
 
 
These people seem isolated from the rest of Greece.  
 
 
 The latest fashion  
 
 
 They make their living on Agricultural activities  
 

Asal Usul Garuda Pancasila Berasal Dari Kerajaan Sintang


garuda.2

Dari Mana Inspirasi Lambang Garuda Pancasila Diambil?

“GARUDA Pancasila, Akulah Pendukungmu,” itulah secuplik bait lagu Garuda Pancasila yang akrab di telinga anak-anak Indonesia karena menjadi lagu ‘wajib’ saat orde baru berkuasa. Banyak orang bertanya darimana inspirasi hingga burung Garuda dijadikan lambang Pancasila?

Asal muasal penggunaan lambang Garuda Pancasila bermula saat Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II (Sultan Hamid II) memenangi sayembara lambang negara. Sayembara ini diadakan oleh Presiden Soekarno yang merasa perlu bagi Indonesia memiliki lambang negara setelah merdeka.

Sebelumnya ada usulan lambang negara yang diajukan oleh M. Yamin namun ditolak oleh panitia karena masih ada pengaruh Jepang melalui penempatan sinar matahari.

Inspirasi lambang Garuda diperoleh Sultan Hamid II dari lambang kerajaan Sintang, sebuah kerajaan Hindu yang didirikan seorang Tokoh Hindu dari Semenanjung Melaka bernama Aji Melayu.

Garuda Pancasila sendiri adalah burung Garuda yang sudah dikenal melalui mitologi Hindu kuno dalam sejarah nusantara, yaitu kendaraan Wishnu yang menyerupai burung elang rajawali. Garuda digunakan sebagai Lambang Negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.

Dikisahkan, dalam rangka mencari ide untuk membuat lambang Negara, Sultan Hamid II mencari inspirasi mulai dari satu tempat ke berbagai wilayah Kalimantan Barat. Mulanya, Sultan Hamid II mengunjungi Sintang hingga kemudian bertolak ke Putus Sibau.

Di Putus Sibau, pihak swa praja mengusulkan kepada sultan yang lahir tahun 1913 itu untuk menggunakan lambang burung Enggang. Namun usul itu urung diterima, karena Sultan Hamid II lebih tertarik pada lambang burung Garuda yang menjadi lambang kerajaan Sintang. Hingga Sultan Hamid II pun berinisiatif meminjam lambang kerajaan Sintang untuk menjadi lambang Negara Indonesia.

Sultan Hamid II sendiri adalah seorang pengikut Freemason (tarekat mason bebas) dan Theosofi. Ia mewarisi ‘darah’ masonik dari garis Abdul Rachman, Sultan Pontianak yang terdaftar dalam Freemason di Surabaya pada 1944. Jenjang pendidikan sultan yang kemudian menjadi Menteri Negara Repulik Indonesia Serikat (RIS) itu adalah sekolah dasar Belanda, bahkan termasuk salah seorang Indonesia yang disekolahkan di sekolah militer Belanda di Breda.

Tanggal 8 Februari 1950, rancangan lambang negara yang dibuat Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Mereka bertiga sepakat mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.

Rancangan lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan kembali, karena adanya keberatan terhadap gambar burung Garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap terlalu bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal 11 Februari 1950.Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan tidak berjambul seperti bentuk sekarang ini. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950.

(Pz/Islampos)

Dinosaurus Tidak Pernah Ada Di Muka Bumi (Konspirasi jahudi)


jurassic-park1_481597

Beberapa penelitian untuk membuktikan Dinosaurus sempat dilakukan oleh beberapa kalangan. Ensiklopedi Indonesia sempat mencatat bahwa pada 65 juta tahun yang lalu sebuah komet raksasa menabrak bumi dan menerbangkan debu begitu banyaknya sehingga langit menjadi gelap gulita selama berbulan-bulan. Konon kabarnya komet raksasa ini kemudian memunahkan Dinosaurus. Temuan ini diamini oleh Dr. Neil Tyson, Direktur Hayden Planetarium. Dalam tayanganDiscovery Channel yang berjudul “Inside The Space Station”, ia menyatakan hantaman asteroid tersebut memusnahkan 70 % dari semua spesies di bumi.

Sedangkan Prof. Michael Rampino dalam tayangan Discovery Channel yang berjudul “Catasthropic Past” menyebutkan bahwa kepunahan Dinosaurus dipicu oleh serbuan dari luar angkasa (meteor). Unsur iridium (hujan asam) yang merupakan unsur langka meteor pun banyak ditemukan di daerah bekas kawah meteor, yaitu sekitar 10 ribu kali lebih banyak dibandingkan kulit bumi yang lain. Menurutnya ini menjadi petunjuk hubungan antara meteor dengan kepunahan binatang besar tersebut.

Begitu juga dengan hasil penelitian dari pemenang nobel fisika, Luis Alvarez. Pada tahun 1980, ia pernah memimpin ekspedisi bersama anaknya Walter dan menemukan bahwa awan yang menutupi seluruh permukaan bumi telah menghalangi cahaya matahari bertahun-tahun, yang menyebabkan long winter/musim dingin yang lama dan ikut membinasakan banyak spesies yang ada.

Dari temuannya juga dijelaskan bahwa kejadian ini turut menyebabkan terbentuknya hujan asam yang menimbulkan kerusakan lingkungan lebih lanjut. Hipotesis yang menghubungkan antara keberadaan unsur iridium yang terdapat di kawah meteor dengan punahnya dinosaurus inilah yang disebut sebagai Alvarez Hipotesis.

Namun bagaimanapun hal ini masih hipotesis, Alvarez pun masih membuka peluang temuan lainnya. Karena itu, ia pun lebih menyebut hasil penelitiannya dengan sebutan “Alvarez Hipotesis”.

Yang perlu kita ketahui adalah bahwa belum pernah ditemukan fosil Dinosaurus yang utuh dari seluruh tulang-tulangnya dan membentuk kerangka tubuh yang lengkap. Bahwa kemudian beberapa media memiliki tampilan mengenai Dinosaurus hal ini lebih disebabkan spesial efek dan hasil khayalan seorang sutradara. Sebab selama ini penelitian mengenai Dinosaurus hanya menemukan tulang belulang yang sangat tidak utuh dan bahkan sudah menjadi fosil.

Sampai hari ini belum ada seorang pun yang pernah melihat dinosaurus dalam keadaan masih hidup dan utuh. Kecuali di Film Holywood Jurrasick Park, tentunya dengan insting imajinatif ala Stephen Spileberg. Bahkan sekedar tulang kerangkanya yang utuh pun belum pernah ada yang melihatnya. Yang ada hanya sepotong kecil tulang yang sudah jadi fosil. Tidak lebih.

Kejadian ini persis dengan imajinasi tentang Brontosaurus yang diciptakan salah seorang ahli fosil kenamaan dunia dan Profesor Amerika pertama dalam bidang Paleontologi Vetebrata bernama Othniel Charles Marsh (1831-1899). Hal inipun kemudian mengundang banyak kritik, karena hasil spekulasi Marsh berbuah fatal.

Para ilmuwan menemukan bahwa mereka telah menaruh fosil kepala yang salah pada fosil badan yang salah pula. Dua peneliti dari Institut Carnegie telah membuktikan bahwa tulang-tulang Brontosaurus di 5 museum utama dunia, termasuk di museum Sejarah Alam Carnegie di AS (Salah satu museum terbesar tentang Dinosaurus), telah menaruh kepala yang salah. Bahkan pada tahun 1979, dua orang Ilmuwan telah mengumumkan di media cetak bahwa deskripsi yang diberikan oleh Marsh berdasarkan data tulang kepala Dinosaurus berleher panjang tersebut ternyata keliru.

Dalam sebuah artikel berjudul, “Scientist Claim Brontosaurus Given Wrong Head” (Pittsburgh:Associated Press, October 10, 1979), salah seorang ilmuwan menjelaskan bahwa Marsh sebenarnya mengunakan tulang kepala yang ditemukan 3 atau 4 mil jauhnya dari tulang badan Brontosaurus. Tetapi tidak ada orang yang mengetahuinya.

Marsh sendiri tidak memberitahukan hal ini dalam artikelnya. Tidak ada yang tahu apa yang menjadi alasan Marsh menutupi itu semua. Sebab memang tidak ada bukti kuat bahwa tulang kepala ini ada hubungannya dengan Brontosaurus. Hal ini kemudian diperteguh dalam sebuah laporan berjudul Marsh’s Dinosaurus yang ditulis John H. Ostrom dan John S. McIntosh (New Have, Connecticut: Yale University Press, 1966).

Alhasil kita pun juga patut waspada terhadap apa yang dikembangkan oleh ilmuwan tentang Dinosaurus, karena ilmuwan seperti Marsh saja masih keliru. Ini pun belum kita hitung dengan diskusi (yang belum kunjung usai) untuk menjawab pertanyaan bahwa apakah fosil-fosil itu murni milik Dinosaurus atau tidak.

Walhasil apakah ini konspirasi atau tidak? Wallahua’lam. Saya hanya ingin katakan bahwa ada baiknya kita belajar dari kisah rekayasa manusia Piltdown yang dikembangkan oleh kalangan Evolusionis.

Tatkala para evolusionis tak juga dapat menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, mereka pun terpaksa melakukan kebohongan. Manusia Piltdown yang konon dikatakan manusia purba itu ternyata dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia.

Kisah ini bermula pada tahun 1912 saat seorang ahli Paleontologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.

Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai museum sebagai bukti nyata tentang teori evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar pun dibuat. Banyak artikel ilmiah tentang manusia piltdown ini menyusul kemudian, termasuk 500 tesis doktor yang dilahirkan tentang penelitian tentangnya.

Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan bukti palsuan tentang kisah manusia Piltdown. Tengkorak tersebut nyatanya berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Beberapa cairan kimia pun dicampurkan agar terlihat Pildown betul-betul manusia purba. Ya fosil itu diwarnai dengan potasium dokromat agar terlihat betul-betul seperti manusia pra sejarah.

Menariknya, sekalipun kebohongan Piltdown telah terungkap lebih dari 6 dekade yang lalu, banyak ilmuwan masih saja mempercayai teori Evolusi Darwin. Dalam hal ini, saya mencium misi propaganda atheisme dalam hal ini. Kita ketahui bersama di Barat, kenapa teori Evolusi Darwin masih bertahan, karena semata-mata Darwin menyetujui atheism.

Hal inilah yang dilakukan Michael Walker. Ia mendukung Darwinisme bukan karena sepakat kepada materialisme, namun semata-mata karena Teori Darwin telah mengasingkan Tuhan. Ya hampir persis dengan Teori Psikoanalisis Freud yang atheis itu. Allahua’lam. (Pz/Islampos)

Turunan Yahudi Tidak Ada Yang Asli di Dunia Ini


Al Hajj Ahmad Thomson sebelah kiri memakai sorban hijau

 

 

Saat ini, apakah anda mengetahui siapakah mereka yang di sebut dengan yahudi? Apa latar belakang mereka, bagaimana niat mereka untuk kuasai dunia? , berikut tulisan Ahmad Thomson, berkebangsaan Inggris, dan beliau seorang mualaf , memberikan gambaran secara jelas siapa itu yahudi.

Yahudi, yang diduga merupakan keturunan bani Israel yang menolak Isa dan Muhammad, (semoga rahmat dan kesejahteraan dilimpahkan kepada mereka), dimana penolakan mereka tersebut berlanjut hingga kini, terbagi dalam dua kelompok yaitu kaum Sephardim dan kaum Ashkenazim. Jumlah kaum Ashkenazim jauh lebih banyak dari kaum Sephardim. Asal usul mereka sangat berbeda satu sama lainnya.

Kaum Sephardim, pada umumnya adalah Yahudi yang sejak zaman dahulu telah tinggal di Afrika Utara, Timur Tengah dan Eropa Tenggara. Dan pada suatu masa mereka juga pernah tinggal di Spanyol pada zaman muslim berkuasa disana (711 A.D- 1609 A.D), namun mereka dimusnahkan ataupun terpaksa melarikan diri pada saat pendudukan Kristiani Trinitas pada tahun 1492 A.D. Setelah ini sesungguhnya tidak ada lagi kaum Sephardim yang tinggal di Spanyol, dan banyak dari mereka yang tinggal di Afrika Utara, Timur Tengah dan Eropa Tenggara dikenal sebagai Yahudi yang berasal dari Spanyol ataupun keturunannya bukan sebagai keturunan Yahudi yang tinggal di wilayah tersebut diatas sejak zaman Musa dan Isa ataupun pada masa sebelumnya dari suku bani Israel.

Sangatlah jelas bahwa asli dari ‘Yahudi Spanyol’ adalah orang-orang yang bermigrasi dari Eropa tenggara, Timur tengah dan Afrika Utara selama pemerintahan muslim di Spanyol-namun seperti yang akan kita lihat nanti, Insya Allah-kemungkinan beberapa Yahudi dari Spanyol bukanlah imigran Sephardic dari timur, melainkan Yahudi Ashknazi dari Utara. Sejak saat itu Yahudi Ashknazi dikenal sebagai Yahudi bukan keturunan bani Israel, namun keturunan dari ‘Yahudi Spanyol’ bukan Yahudi Sephardic-walaupun pada masa ini mereka dikenal dengan nama tersebut.

Ashkenazi pada umumnya adalah Yahudi dari abad ke delapan dan seterusnya tinggal di Eropa dan terakhir di Amerika. Tidak dapat disangkal bahwa Yahudi Ashkenazi bukanlah keturunan bani Israel asli. Arthur Koestler menyebut mereka, ‘bani yang ke tiga belas’ dalam bukunya

ilustrasi nabi musa bersama bani israil

Singkatnya, kisah Ashkenazi adalah sebagai berikut:

Pada abad ketujuh A.D. terdapat suku Turky yang dikenal kaya dan mempunyai kekuasaan yang besar di sekitar laut mati dan laut Kaspia. Mereka dikelilingi oleh Kristiani Eropa dari utara, dan oleh Muslim dari selatan. Untuk menjaga keamanan kerajaan mereka, dan untuk alasan kebijaksaan politik semata dan bukanlah alasan-keagamaan-pemimpin mereka memutuskan bahwa seluruh suku Khazar harus menganut agama Yahudi, dengan alasan Kristiani Eropa tidak akan mengganggu mereka jika mereka menyembah Tuhan, begitu juga kaum muslimin akan memperlakukan mereka sebagai ‘ahli kitab’, dan juga tidak akan mengganggu mereka.

Alasan lainnya, jika mereka memilih Kristiani atau Muslim, tentunya mereka akan terlibat di dalam pertikaian yang sudah ada diantara Kristiani Eropa dan Muslim-sehingga memilh agama Yahudi adalah jalan yang paling aman bagi mereka.

Michael Rice menggaris bawahi asal usul dan sejarah Khazars di dalam bukunya Keturunan Palsu, dalam kalimat berikut:

Khazar adalah salah satu suku Turki yang pindah kearah barat sebagai konsekuensi dari adanya tekanan besar di Asia, dimulai dengan menetap di sebelah Utara kerajaan Byzantine, dalam pertengahan abad pertama millennium AD. Kedatangan mereka disebabkan oleh adanya invasi Mongol. Khazar pertama kali muncul di Rusia Selatan, di wilayah antara Kaukasus, Don dan Volga; kemudian mereka mulai memperlihatkan sifat nomadennya dan mulai berusaha untuk mendapatkan kedudukan di dalam pemerintahan.

Khazar, suku ini hidup dengan makmur. Akibatnya Byzantin dan kerajaan Muslim mulai tertarik dengan mereka dan pada kenyataannya tidaklah mudah bagi satu sama lainnya untuk melakukan komunikasi.Kedua kekuatan ini baik kristiani Eropa maupun Muslim sama-sama menekan kaum penyembah berhala ini (Khazar) untuk menerima ajaran agama mereka yang masing-masing meyakini bahwa agama merekalah yang paling benar. Kaum Khazar dikenal sebagai orang-orang yang pandai, yang sangat cemas akan kondisi yang ada sehingga mereka tidak memilih salah satu agama baik dari Kristiani Eropa maupun dari Muslim.Karena jika mereka memilih salah satu dari kekuatan besar ini, artinya mereka akan mengasingkan kekuatan yang lain. Sehingga Khazar mulai mencari solusi untuk memecahkan masalah ini. Solusi tersebut adalah dengan menganut agama Yahudi dengan harapan bisa menghindarkan tekanan dari kedua kekuatan besar mereka.

Khazar melakukan penelitian secara mendalam agama apakah yang dapat diterima oleh kedua kekuatan besar Kristiani dan Muslim sebagai agama yang terhormat dimana masalah ini tertulis di dalam Korespondensi Khazar. Didalam korespondensi Khazar ini dilaporkan bahwa utusan Muslim yang datang kepada mereka untuk merubah agama mereka menjadi Islam, mereka mengajukan pertanyaan, ‘ Agama mana yang anda lebih hargai, Yahudi atau Kristiani? Tanpa ragu-ragu Muslim menjawab agama Yahudi. Sebaliknya mereka juga bertanya kepada kaum Byzantin, yang mempromosikan agama Kristen orthodox, ‘Agama mana yang anda lebih hargai, Yahudi atau Islam? Kaum Kristiani dengan serentak menjawab, ‘ Yahudi’. Oleh karena keputusan segera dibuat dan Khazars resmi menjadi Yahudi.

Karena itulah dalam waktu relatif singkat, seluruh khazar menjadi Yahudi, walaupun tidak ada satupun nenek moyang mereka yang pernah tinggal di tanah suci, dan tidak ada satupun dari mereka yang berasal dari keturunan bani Israel yang mendapatkan ajaran Musa secara langsung.

Sangat jelas bahwa kelompok Yahudi Eropa ini tidak pernah dapat mengakui bahwa mereka mempunyai garis keturunan dengan Yahudi yang pernah tinggal di tanah suci ataupun disekitarnya. Mereka sesungguhnya mempunyai posisi yang sama dengan kaum Kristen Eropa, yang menjadi Kristen karena agama dan ketaatan terhadap agama, namun bukan keturunan Kristen dari bani Israel yang pernah tinggal di tanah suci ataupun disekitarnya.

Selanjutnya, seperti lazimnya agama Kristen di Eropa yang sangat jauh dari ajaran Isa yang asli, begitu juga ajaran agama Yahudi yang dipeluk oleh Khazar bukanlah ajaran asli Musa

sumber :

Eramuslim.com | Media Islam Rujukan