Cara Membuat Anak Percaya Diri

Seorang anak yang menginjak remaja dapat mengalami masalah yang terkait dengan lingkungan tempat ia tumbuh, lingkungan keluarga maupun teman sebaya dan stresor lain. Dari cerita Ibu ananda mengalami masalah kepercayaan diri akibat stresor lingkungan teman sebaya, diejek, dsb yang menyebabkan minder, murung dan pemarah. Kebetulan ananda adalah tipe anak yang cenderung pendiam sehingga energi emosinya tidak mudah tersalurkan, dalam kediamannya mungkin menyimpan kecemasan, sehingga wajar jika ananda lebih sensitif. Pada remaja yang tengah mengembangkan konsep diri, maka penilaian lingkungan teman sebaya amatlah penting. Jika penilaian sebaya negatif maka dapat membentuk konsep diri yang negatif. Oleh karena itu perlu referensi lain dari lingkungan untuk membentuk konsep diri anak menjadi positif. Kesalahan sang Kakak yang memicu permasalahan patut menjadi catatan bagi para pendidik/ orangtua tentang pentingnya membina kerukunan antar saudara. Memang ada fenomena persaingan antar saudara (sibling rivalry) yang perlu dicari sebab-sebabnya.
Ibu Erah yang shalihat,
Biasakan ada komunikasi positif dalam keluarga, saling menghargai dan menyangi perlu dilatih. Sertakan anak dalam pengambilan keputusan penting yang menyangkut urusannya. Kepada sang Kakak maka hendaklah Ibu melakukan komunikasi dengan sang kakak agar dapat kompak dengan adiknya pada masa yang akan datang. Selain memperlakukan semua anak secara adil maka kegiatan-kegiatan bersama dapat menyatukan hati mereka. Kepada teman-temannya yang salah mempersepsi sang Adik karena ulah sang kakak maka dapat dilakukan pendekatan dan komunikasi yang baik pada mereka. Mengundang mereka, atau mengajak anak silaturrahim ke rumah mereka dapat meluruskan persepsi yang salah. Selain itu besarkan hati anak, bahwa dia punya kelebihan-kelebihan yang lain, tunjukkan kelebihan dan potensinya agar dia menjadi percaya diri.
Ibu Erah yang shalihat,
Cobalah untuk melatih anak, sekalipun cenderung pendiam, untuk mengemukakan isi hatinya pada orang lain yang dia percaya. Ajak ananda dalam pergaulan dan lingkungan yang lebih luas untuk mengembangkan wawasannya bahwa dalam kehidupan ini bahwa selalu ada sisi yang baik dan buruk, ada sisi positif dan negatif namun harus diterima dengan lapang dada. Semoga Allah swt. memudahkan dalam mendidik anak-anak Anda yang merupakan calon generasi penerus bangsa ini, amin.
Wallahu a’lam bisshawab,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s