Umat Islam Rayakan Pembukaan Masjid Ketiga di Kroasia Eropa

image

mosque in rijeka – croatia

KROASIA, – Mengakhiri bertahun-tahun kerja keras, ribuan Muslim telah merayakan pembukaan masjid pertama di wilayah laut Adriatik Kroasia, sejak era Ottoman.

“Pembangunan masjid ini sangat penting bagi saya karena anak saya bisa bersekolah di taman kanak-kanak di sini,” kata Sadmir Kukuruzovic, seorang sopir truk 27 tahun dari Rijeka, kepada Agence France-Presse (AFP) sebagaimana dilansir onislam.net, Ahad 5 Mei.

Lebih dari 20.000 Muslim dari Kroasia dan negara-negara Eropa sekitarnya berkumpul pada hari Sabtu, 4 Mei, di wilayah barat kota Rijeka yang terletak di pinggiran laut Adriatik untuk merayakan masjid pertama mereka di daerah itu.

Pembukaan merupakan hasil kerja keras puluhan tahun oleh umat Islam untuk membangun masjid dan pusat Islam, yang pertama kali diusulkan pada tahun 1968. Kurangnya dana telah lama menghambat pembangunan masjid, yang dirancang oleh desainer terkemuka Kroasia Dusan Dzamonja, yang telah meninggal.

Bangunan baru dimulai pada bulan Oktober 2009 setelah mendapatkan pembiayaan dari sumbangan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani. Proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar 10 juta euro (13 juta).

Islamic Center itu terdiri dari sebuah masjid dengan beratap kubah perak besar dengan 23 meter (75 kaki) menara  di sebuah bukit di pantai Kvarner. Kompleks ini juga mencakup ruang konferensi, ruang makan, guest house, ruang kelas untuk kaum muda, kantin, lapangan basket dan sepak bola, tempat parkir dan aula multi guna.

Project 3D

Pembukaan masjid dihadiri oleh Menteri Wakaf dan Urusan Islam  Qatar, Ghaith bin Mubarak Al-Kuwari dan sejumlah pejabat tinggi Kroasia dan perwakilan Gereja Katolik.

“Multikulturalisme dan keragaman adalah di antara nilai-nilai dasar yang Uni Eropa  bangun,” Paul Vandoren, kepala delegasi Uni Eropa di Kroasia, mengatakan, sebagai pengingat bahwa negara itu akan bergabung dengan Uni Eropa pada 1 Juli nanti.

Sejumlah tokoh dan masyarakat Islam dari negara-negara tetangga juga merayakan pembukaan masjid baru di Kroasia tersebut.

“Bagi umat Islam Kroasia adalah tempat yang baik untuk tinggal dan bisa dijadikan contoh bagi negara-negara Eropa lainnya,” kata Bakir Izetbegovic, utusan dari kepresidenan Bosnia.

“Acara hari ini mengirimkan sinyal yang baik ke seluruh dunia dan terutama ke wilayah Balkan, yang dirusak oleh perang antar-etnis pada 1990-an,” katanya.

Aziz Emini, seorang etnis Albania dari Makedonia yang sekarang tinggal di Jerman, mengatakan keluarganya  datang untuk menyaksikan perdamaian nyata di antara agama-agama.

The-Mosque-in-Rijeka-by-night_940

Muslim hanya sekitar 1,5 persen dari  4,2 juta jiwa penduduk Kroasia. Hampir 87 persen penduduknya adalah Katolik Roma.

Sekitar 63.000 umat Islam tinggal di Kroasia.  10.000 diantaranya berada di wilayah Rijeka. Masjid di Rijeka adalah yang ketiga yang dibangun di Kroasia.

Masjid terbesar adalah di ibukota Zagreb, sedangkan kota timur Gunja, di perbatasan dengan Bosnia, terdapat masjid yang lain.

sumber :

http://english.alarabiya.net/en/life-style/art-and-culture/2013/05/04/Staunchly-Catholic-Croatia-opens-major-Islamic-center-.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s